Membeli Rumah Baru Atau Bekas? Putuskan Dengan Mempertimbangkan Hal Ini!!

Banyak orang mengatakan bahwa membeli rumah sama halnya seperti mencari jodoh. Ketika lokasi dan desain rumah sudah pas dan cocok, ketika akan melanjutkan untuk transaksi jual beli properti malah dihadapkan dengan nilai jual rumah yang jauh dari perkiraan. Alhasil mudur dengan teratur. Atau kejadian seperti ketika harga desain dan bangunan ajib punya, namun setelah melakukan pengecekan lebih lanjut lagi ternyata posisinya terancam dengan hadirnya kolam dadakan alias rawan banjir.

Membeli rumah tidak hanya melulu persoalan beli baru atau beli bekas saja. Ada pertimbangan dan perhatian khusus yang lebih penting dari pada itu. Ada sangat banyak faktor dan kriteria yang mempengaruhi para calon pembeli rumah. Jumlahnya pun berbeda – beda pada setiap pembeli rumah. Prioritas yang ditetapkan pun berbeda. Ada yang mengutamakan lokasi, atau harga, atau desain dan lain sebagainya.

Apapun faktor dan pertimbangan tersebut, sebenarnya yang utama yang paling sering dibicarakan ialah masalah baru atau bekas pakai. agar tidak terus menerus merasa kebingunangan ada baiknya jika kita ulas informasi untung dan ruginya berikut ini !


Nilai Plus Rumah Bekas
·         Dari segi nilai jual, rumah bekas memiliki harga yang cukup miring. Padahal sebenarnya tergantung dari pemiliknya. Ada beberapa pemilik rumah yang justru menetapkan nilai jual yang tinggi pada rumah bekas yang sudah diperbaiki dan mengalami peningkatan dari segi lokasi dan pertimbangan lainnya. meskipun begitu masih banyak kesaksian yang menyatakan bila luas bangunan dan tanah yang memiliki ukuran yang hampir sama, rumah akan memiliki harga yang lebih murah. Lebih enaknya lagi nilai jualnya masih bisa din ego alias ditawar sampai pemiliknya sepakat.
·         Sertifikat rumah bekas lebih lengkap dan terjamin. Jadi tidak perlu lagi melakukan pengurusan ini itu. Namun tetap tidak menutup kemungkinan terjadi penipuan. Maka lakukan pengecekan dengan teliti saat diberikan dokumen rumah.
·         Karena sudah dipakai fasilitas peralatan pun sudah cukup lengkap seperti sudah dipasang listrik, air sudah mengalir dengan baik, telepon dan lain sebagainya. Bahkan tidak perlu menunggu waktu lama untuk bisa langsung ditempati.
·         Lingkungan sekitar rumah sudah terbentuk. Sudah ada tetangga dan lingkungan yang tentram sehingga tidak perlu khawatir merasa kesepian.

Nilai Minus Rumah Bekas
·         Bangunan tidak sesuai selera, hal ini wajar karena pemilik memiliki seleranya tersendiri. Kamu bisa melakukan renovasi untuk merubah beberapa bagian jika memiliki budget yang cukup.
·         Melakukan perbaikan dimana – mana. Hal yang wajar memang karena rumah sudah ditempati cukup lama dan konstruksi bangunan pun sudah memiliki usia yang cukup tua. Hindari resiko untuk membeli rumah bekas dengan perbaikan yang cukup banyak. Bukannya irit justru akan lebih mahal dari rumah baru.
·         Kemungkinan mendapatkan kualitas rumah yang di bawah standar. Namanya juga rumah bekas pasti ada kerusakan dimana – mana. Seperti kusen, atap, bahkan lantai.
·         Rumah bekas perlu informasi yang lengkap dari penghuninya dan tetangga disekitarnya. Apakah daerah rumah termasuk rawan banjir, apakah pernah terjadi tindakan criminal seperti pencurian atau lainnya.
·         Ada kemungkinan rumah merupakan rumah yang tidak jelas asal – usulnya. Seperti misalnya. Rumah sitaan, harta warisan, sengketa dan lain sebagainya.
·         Bukan hal yang mudah untuk menemukan rumah bekas yang cocok. Harus melakukan pencarian dengan maksimal mulai dari mencari lewat agen hingga iklan di situs jual beli properti online.

Nilai Plus Rumah Baru
·         Desain terkini, rumah baru yang selesai dibangun atau baru saja dibangun tentu akan memiliki desain dan bentuk rumah terkini atau yang sedang trend saat ini. Seperti misalnya saat ini yang sedang trend rumah yang minimalis di cluster. Sehingga rumah menjadi terasa lebih luas karena tidak memiliki pagar.
·         Bebas memilih sesuai delera, bahkan beberapa developer memperbolehkan pembeli untuk merancang rumah impiannya sendiri.
·         Fasilitas yang disediakan oleh developer cenderung lebih lengkap dan memanjakan para pemilik rumah baru.
·         Garansi, ada garansi dan jaminan tertentu yang diberikan oleh pihak pengembang dan developer rumah baru seperti keretakan atau tembok pecah hingga genteng bocor.

Nilai Minus Rumah Baru
·         Nilai jual lebih mahal. Tidak heran memang dengan segala fasilitas dan perlengkapan yang ditawarkan menjadi alasan kuat yang diberikan developer.
·         Tidak bisa langsung dihuni. Sebagian besar rumah baru yang ditawarkan oleh developer belum selesai atau masih dalam tahap dibangun.
·         Ada kebijakan developer dan pengembang yang melarang pemilik rumah untuk mengubah bentuk rumah.
·         Pembangunan rumah yang tidak sesuai dengan janji. Cukup banyak kasus seperti ini alasannya cukup banyak pula mulai dari cuaca hingga alibi alibi lainnya.
·         Fasilitas air, telepon dan listrik yang terkadang justru belum disiapkan oleh developer.

Itulah seninya dalam membeli rumah dan menjalankan proses jual beli properti. Perlu banyak pertimbangan dan perhatian khusus untuk menemukan rumah yang cocok dan pas sesuai dengan kebutuhan dan budget yang dimiliki. Yang paling penting ialah fungsi utama dari rumah tersebut sebagai tempat untuk berteduh dan beristirahat. Jangan putus asa dan menyerah untuk menemukan dan mencari cara untuk membeli rumah dalam waktu dekat. Selamat berjuang !!
Previous
Next Post »