Pentingnya Melakukan Konsultasi ke Dokter Alergi Anak

Ketika ibu berada dalam kondisi minim ASI padahal baru saja melahirkan bayi yang tentu saja memerlukan susu untuk asupan nutrisinya, memberi susu lain sebagai pendamping bahkan pengganti ASI sangat diperlukan. Namun apabila ternyata bayi juga memiliki alergi terhadap susu sapi maka sebaiknya ibu segera melakukan konsultasi ke dokter alergi anak di klinik agar dapat mengetahui apa-apa yang harus dilakukan dan tidak boleh dilakukan.

foto:tipsanakbayi.com
Alergi susu sapi pada bayi memang banyak terjadi terutama pada bayi yang di usia awal-awal kehidupannya harus mengkonsumsi susu sapi karena minimnya ASI ibu. Ada beberapa gejala alergi yang harus ibu ketahui yang dapat membantu mengidentifikasi apakah bayi ibu mengalami alergi susu sapi atau tidak, berikut ini beberapa gejalanya:

  • Kulit kemerahan.
  • Muntah hingga diare.
  • Bayi menjadi gelisah dan sering menangis.
  • Terus menerus merasa haus.
  • Sesak nafas.
  • Kejang.

Gejala-gejala alergi tersebut dapat mengakibatkan gangguan kesehatan yang lebih serius jika ibu tidak segera melakukan pengobatan. Terkadang ketidaktahuan orang dewasa justru mengakibatkan bayi meminum lebih banyak susu sapi karena merasa bayinya terus haus sehingga keadaan menjadi tambah fatal.

Pada hari-hari pertama bayi jika bayi di rawat di rumah, maka perhatian ekstra memang sangat diperlukan. Letakkan bayi disamping ibu dan jangan langsung memberikan bayi kamarnya sendiri. Apabila bayi mengalami salah satu atau beberapa gejala di atas sekaligus, maka ada kemungkinan bayi tersebut mengalami reaksi alergi susu sapi. Segeralah ibu membawa bayinya ke dokter anak untuk dilakukan pengobatan.

Ada beberapa pilihan yang kemungkinan akan dianjurkan oleh dokter alergi anak untuk konsultasikan alergi yang terjadi diantaranya adalah penggantian susu sapi dengan susu kedelai non lactosa. Namun susu kedelai juga beresiko menimbulkan alergi pada bayi. Pilihan lain yang lebih aman adalah menggunakan susu terhidrolisa sehingga kandungan lactosa benar-benar dihilangkan. Harga susu ini lebih mahal dibanding susu sapi dan susu kedelai biasa, namun inilah pilihan paling aman bagi bayi yang tidak mendapat ASI dan mengidap alergi susu sapi.
Previous
Next Post »